Dalam berbisnis, tentunya tujuan kita adalah untuk mendapatkan keuntungan yang besar secara terus-menerus. Maka dari itu, diperlukan strategi yang tepat untuk mencapai itu semua. Cara simpelnya dengan menyalurkan barang ataupun jasa sebuah dagangan ke tangan para konsumen.

Disini kita harus benar-benar memahami bagaimana strategi tersebut berjalan, sehingga produk-produk yang akan kita pasarkan dapat meyakinkan konsumen sehingga ke depannya akan lebih mudah untuk bekerja sama. Selain itu, kita juga harus konsisten dalam memproduksikan apa yang kita produksi, juga terhadap apa yang kita putuskan untuk ke depannya nanti.

Strategi distribusi sendiri terdiri dari beberapa metode, diantaranya adalah sebagai berikut.

1. Strategi Distribusi Intensif

Strategi ini akan menempatkan barang dagangan kepada para pengecer atau distributor di berbagai tempat. Metode ini sangat cocok digunakan untuk barang-barang keperluan sehari-hari, karena memiliki permintaan dan tingkat konsumsi yang tinggi.

2. Strategi Distribusi Eksklusif

Strategi distribusi ini akan memberikan barang secara khusus kepada satu, dua, atau tiga distributor saja dan tidak ditempatkan ke distributor dalam jumlah yang banyak. Biasanya metode ini digunakan untuk barang dengan kualitas tinggi dengan jumlah konsumen yang terbatas.

3. Strategi Distribusi Selektif

Strategi distribusi ini akan hanya memilih beberapa distributor saja sebagai pemasok barang. Biasanya metode ini digunakan untuk produk seperti barang elektronik, motor, dan sebagainya.

Penulis: Veby Vabyo | 10116029

Iklan